JUDUL : 3 ANAK HIDUP TANPA ORANGTUA
JENIS : BERITA
SUMBER : NET.TV
TEMPAT
KEJADIAN : KARANGASEM, BALI
SINOPSIS
BERITA
Dalam salah satu stasiun televisi swasta (
Net TV) melaporkan berita bahwa di Karangasem,Bali terdapat 3 anak yang
terlantar dan kurang kasih sayang dari orangtua mereka.
Kita semua tahu bahwa Indonesia sangat beraneka
ragam dari budaya, suku, pulau, daerah. Nah, apakah kita tahu dan berfikir
bahwa banyak didaerah, atau dinegara luar sana banyak sekali anak-anak atau
orang-orang yang masih membutuhkan kasih sayang dari orangtua. Seperti video
yang kita lihat diatas, bahwa terdapat tiga orang anak yang berusaha menghidupi
dirinya beserta adiknya untuk bertahan hidup. Tanpa adanya penerangan dan air
untuk membersihkan diri karena tempat tinggal anak tersebut jauh dari desa dan
penduduk. I Ketut Sana itulah nama dari salah satu dari ketiga anak tersebut,
Ketut Sana berusia 12 tahun dan ia
memiliki cita-cita yang sangat mulia, ia ingin menjadi guru.
Ketut Sana sudah 4 tahun ditinggal oleh
ayahnya yang sudah meninggal dunia dan ibunya menikah dan sampai hati untuk
meninggalkan tiga orang anaknya itu
tanpa alasan. Ketut Sana tidak mengetahui keberadaan Ibunya sampai sekarang,
kegiatan Ketut Sana setelah ditinggalkan oleh orangtuanya adalah setiap hari
mencari kayu bakar setelah pulang sekolah, menyabit dan semua kegiatan itu ia
lakukan sendiri. Dengan luas kamar 2,3 x 3 meter Ketut Sana beserta dua saudaranya
menghabiskan waktu, tanpa jendela dan alat penerangan. Tahun 2012 Pemerintah
Kabupaten Karangasem beserta Kementrian Sosial telah memberikan bantuan
renovasi rumah jauh sebelum 3 anak ini ditinggalkan oleh orangtuanya. I Made
Sosiawan mengatakan bahwa “sepakat yang pertama dari KEMENSOS akan memberikan
rehabilitasi rumah yang senilai 15 jt, kemudia alat dapur dan alat rumah tangga
yang senilai 2,5 jt, kemudia pakaian sekolah”. Kedepan hingga Desember 2016
Pemerintah Kabupaten Karangasem akan menanggung kebutuhan 3 anak tersebut dana
yang diambil dari bantuan sosial yang dibutuhkan untuk 4 bulan.
Dari
video diatas dapat diketahui bahwa kita sangat perlu kasih sayang dari orangtua
dan kesejahteraan penduduk, bukan malah membiarkan dan menelantarkan anak yang
menjadi tanggungjawab kita sebagai orangtua. dari UU
No. 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga
(PKDRT), menjelaskan tentang tindak kekerasan penelantaran. Pada Pasal 9 berbunyi: (1)
Setiap orang dilarang menelantarkan orang dalam lingkup rumah tangganya,
padahal menurut hukum yang berlaku baginya atau karena persetujuan atau
perjanjian ia wajib memberikan kehidupan, perawatan, atau pemeliharaan kepada
orang tersebut.
Dengan
adanya kasus ini diharapkan setiap orang tua memiliki kesadaran bagaimana
pentingnya untuk merawat dan menjaga buah hati mereka. Bukan hanya dari orang
tua itu saja, tetapi dari lingkungan masyarakat dan pemerintah juga harus
saling bahu membahu agar masalah seperti ini tidak terjadi di kemudian hari.
Sangat prihatin saya melihat video blog diatas , diluar sana banyak orang yang kurang bersyukur atas apa yang sudah dipunya , tanpa melihat kebawah masih banyak ada anak yang terlantar :)
BalasHapusAnak merupakan sebuah anugrah dari Tuhan Yang Maha Esa sebenarnya anugrah tersebut kita rawat, didik, dll dengan sebaik mungkin bukannya menelantarkan.
BalasHapusMenjadi orangtua merupakan suatu kewajiban untuk merawat anak, bukan malah menelantarkan. Saya salut dengan ke 3 anak tersebut, karena bisa hidup mandiri tanpa orangtua. Saya sendiri yang hidup bersama orangtua masih sangat berganung dengan orangtua. Jadi sebagai orangtua harus merawat buah hati engan kasih sayang. Sekian, terimakasih :)
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusMenurut saya perlakuan orangtua dari 3 anak tersebut salah, tega meninggalkan buah hati atau darah daging sendiri. banyak orang tua yang tidak peka terhadap anaknya, mereka berfikir setelah memenuhi kebutuhan jasmani sudah di anggap sebagia orang tua yang peduli terhadap anak. Padahal ada kebutuhan rohani yang lebih utama. Sangat banyak diantara orang tua yang terlalu sibuk dengan urusan dan kesibukan sendiri dengan alasan ingin memenuhi kebutuhan jasmani semata. Saya terharu melihat ketiga anak itu:)
BalasHapusKita harus bersyukur karena masih memiliki orangtua
BalasHapusSeharusnya orangtua mereka tidak menelantarkan anak anak mereka. Karena sangat tidak mengenakan tidak mempunyai orang tua, jangankan ditinggal jauh, perceraian saja membuat mental anak menjadi kacau.
BalasHapusBanyak orang tua diluar sna yang mengharapkan kehadiran seorang anak namun betapa teganya ibuk dari dri ketiga anak2 ini yg smpai meninggalkan darah dagingnya begitu saja. Saya sangat slut sma ketiga saudra walaupun hidup tanpa orang tua tapi meraka bisa menjalani hidup nya tanpa ada rasa mengeluh meraka menjalinin hidup dengan saling bahu membahu.
BalasHapusHal ini sangat disayangkan dan sangat miris sekali, tiga orang anak hidup tanpa orang tua di tengah sunyinya hutan. Mereka juga harus bekerja banting tulang untuk biaya hidup mereka. Pemerintah setempat seharusnya cepat bertindak dengan keadaan ini, kemudahan demi kemudahan harus di dapatkan anak ini untuk meraih mimpi mereka.
BalasHapussangat salut kepada ke 3 anak tersebut, karena sudah bisa mandiri sudah sejak dari kecil, kita yang sebagai generasi milenial seharusnya juga sudah tidak lagi ketergantungan dengan orang tua dalam mengurus diri sendiri.
BalasHapusOrang tua semestinya memberikan kasih sayang kepada anaknya bukan malah meninggalkan anaknya begitu saja tanpa alasan. Semoga kelak ibu dari ketiga anak tersebut sadar akan prilaku buruk yang telah ia perbuat
BalasHapusMiris kata itu yang saya lihat dari berita diatas, seharusnya ibu dari anak anak tidaklah pantas menginggalkan anak yang mash dibawah umur demi kepentingan tersendiri.
BalasHapus