ANALISIS 20 JUDUL BUKU DAN SUBJEKNYA
Oleh :
Ni Kadek Desi
Wulansari
Program D3
Perpustakaan FISIP Universitas Udayana
Abstrak:
Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan
bagaimana analisis subjek dari buku. Analisis subjek adalah langkah awal dalam kegiatan klasifikasi
yaitu proses meneliti, mengkaji dan menyimpulkan isi yang dibahas dalam bahan
pustaka atau proses penentuan subjek isi yang terkandung dalam sebuah
koleksi.
Kata Kunci: Analisis
Subjek.
Latar belakang
Perpustakaan
merupakan suatu lembaga yang menyediakan sarana bagi pemustaka yang berupa
bahan pustaka. Di dalam bahan pustaka itu sendiri terdapat sebuah subjek yang
berfungsi untuk memudahkan pemustaka dalam mencari bahan pustaka yang diperlukan.
Dalam menentukan subjek dari bahan pustaka itu sendiri diperlukan tahap
klasifikasi.Klasifikasi yang digunakan di perpustakaan digunakan untuk berbagai
keperluan, antara lain ialah mengelompokkan buku subjek sejenis dalam satu
susunan serta mengatur penempatan buku di rak. Disamping klasifikasi yang
digunakan pemakai untuk mengakses koleksi, masih ada lagi sarana untuk akses ke
isi intelektual sebuah perpustakaan. Sarana itu ialah analisis subjek,Analisis
subjek adalah kegiatan atau proses penentuan subjek atau isi yang terkandung
dalam sebuah koleksi.Analisis subjek memberikan pendekaatan alfabetis secara
acak pada konsep yang temuat di koleksi perpustakaan. Klasifikasi dan Analisis
subjek merupakan teknik akses alternatif saling melengkapi terhadap koleksi
perpustakaan. Namun ada sedikit perpustakaan yang dalam menentukan sebuah
subjek kurang tepat. Dan ini sangat mempengaruhi pemustaka dalam mencari bahan
pustaka yang diperlukan.
Definisi/
Pengertian Analisis Subjek
·
Analisis Subjek
Untuk dapat
menentukan subjek sebuah koleksi atau bahan pustaka maka perlu dilakukan proses
analisis subjek. Analisis subjek adalah kegiatan atau proses penentuan subjek
atau isi yang terkandung dalam sebuah koleksi.
Dalam kegiatan analisis subjek ada dua hal penting
yang harus diperhatikan, yaitu jenis konsep dan jenis subjek. Jenis konsep
dibedakan menjadi 3 jenis yaitu :
a. Fenomena
Merupakan masalah yang menjadi bahasan
utama di dalam bahan Pustaka. Fenomena dibedakan menjadi objek konkret dan
objek abstrak. Objek konkret contohnya adalah Perpustakaan, Komputer. Sedangkan
objek abstrak contohnya antara lain budaya dan agama.
b. Disiplin
Ilmu
Merupakan disiplin ilmu utama atau
cabang dari disiplin ilmu utama yang dibahas dalam sebuah bahan pustaka.
Disiplin ilmu diutama disebut juga dengan istilah disiplin ilmu fundamental dan
cabang disiplin ilmu disebut subdisiplin. Misalnya ilmu sosial maka
cabang disiplin ilmu tersebut antara lain sosiologi, ilmu politik ilmu hukum,
administrasi dan lain sebagainya.
c. Bentuk
Penyajian
Merupakan organisasi penyajian subjek dalam bahan
pustaka menurut bentuk fisik, sistematika penyajian dan bentuk
intelektual. Seperti Majalah, Kamus, Ensiklopedi, Direktori,
Statistik.
Untuk jenis subjek
dibedakan ke dalam empat jenis. Keempat jenis subjek tersebut adalah:
a. Subjek Dasar
Adalah jenis subjek
bahan pustaka yang terdiri dari satu disiplin ilmu. Misalnya
politik, pendidikan, ekonomi dan lain-lain.
b. Subjek Sederhana adalah subyek
bahan pustaka terdiri dari satu faset pembagian dari satu disiplin
ilmu, Misalnya pendidikandasar
c. Subjek majemuk adalah jenis
subyek bahan pustaka terdiri dari lebih satu faset pembagian dari disiplin
ilmu. Misalnya Pendidikan Dasar di Indonesia
d. Subjek Kompleks adalah jenis
subjek suatu bahan pustaka yang terdiri dua subjek atau lebih yang saling
berinteraksi dari satu disiplin ilmu atau lebih, contoh pengaruh narkoba
terhadap kenakalan remaja.
Cara Menentukan Subjek
Hasil analisis
subjek adalah deskripsi tentang subjek sebuah koleksi. Untuk melakukan
proses analisis subjek sehingga menghasilkan deskripsi subjek sebuah koleksi,
dilakukan dengan cara:
1. Membaca
judul dari bahan pustaka, jika dirasa bahwa judul telah merefleksikan
subjek sebuah buku
2. Membaca halaman
sebalik halaman judul. Di dalam halaman judul terdapat katalog dalam
terbitan
yang dapat
menampilkan subjek dari sebuah bahan pustaka
3. Membaca daftar isi
jika dengan membaca judul dan halaman kolofon belum diketaui subjek dari
sebuah
koleksi.
4. Membaca
kata pengantar dari sebuah koleksi
5. Membaca
ringkasan buku yang biasanya terdapat pada halaman belakang buku.
6. Membaca
buku secara keseluruhan jika dengan melakukan berbagai instruksi di atas belum
ditemukan
subjek dari koleksi tersebut.
7. Menggunakan
sumber-sumber lain seperti bibliografi, kamus.
8. Bertanya
kepada subjek spesialis jika semua langkah telah dilakukan
belum mampu menentukan
subjek dari
sebuah koleksi.
Menentukan Notasi
atau Nomor Kelas
Notasi
atau nomor klas dapat diartikan sebagai simbol atau kode yang mewakili sebuah
subjek bahan pustaka dalam bagan klasifikasi. Notasi dapat berupa huruf, angka
bahkan warna. Namun diantara ketiga jenis notasi tersebut, angka merupakan
jenis notasi yang banyak digunakan oleh perpustakaan. Motivasi perpustakaan
memanfaatkan angka sebagai notasi salah satunya karena notasi angka memiliki
bagan yang berlaku secara internasional seperti DDC(Dewey Decimal
Classification), Universal Decimal Classificationdan Library
of Conggress.
Berikut ini adalah
penjelasan tentang ketiga jenis notasi yang dapat digunakan oleh perpustakaan:
a. Warna
Apabila perpustakaan akan menggunakan warna sebagai
identitas klasifikasi maka subjek dari koleksi diwakili oleh satu
jenis warna untuk setiap subjeknya. Misalnya warna putih untuk subjek karya
umum, merah untuk ilmu sosial, biru untuk subjek ilmu terapan dan seterusnya.
b. Huruf
Pada prinsipnya penggunaan abjad sebagai
notasi hampir sama dengan penggunaan warna dalam sistem klasifikasi, dimana
setiap abjad mewakili subjek tertentu. Misalnya huruf A mewakili subjek
pengetahuan umum, B mewakili subjek filsafat, C mewakili subjek agama dan
seterusnya.
c. Angka
atau nomor klasifikasi.
Jenis notasi yang
terakhir adalah notasi dengan menggunakan angka. Notasi angka diperoleh
dari sistem klasifikas yang ada. Saat ini ada berberapa sistem klasifikasi yang
familiar digunakan di Indonesia. Sistem tersebut antara lain Dewey
Decimal Classification (DDC), Universal Decimal Classification (UDC),Library
of Conggress (LC) dan Colon Classification. Disini
hanya akan dijelaskan satu sistem klasifikasi yaitu DDC karena sistem
klasifikasi ini adalah sistem klasifikasi yang paling banyak digunakan.
Dewey Decimal
Classification atau DDC merupakan salah
satusistem klasifikasi yang familiar digunakan oleh banyak perpustakaan di
Tanah Air. Sistem ini menyangkut seluruh subjek ilmu pengetahuan yang disusun
secara sistematis dan teratur. Pembagian ilmu (subjek ilmu pengetahuan) dimulai
dari subjek yang bersifat umum menuju subjek bersifat khusus.
Pembagian subjek
dalam sistem ini dimulai dari subjek besar atau umum yang disebut dengan kelas
utama.
Sepuluh kelas utama dalam DDC terdiri dari:
-
000 untuk
karya umum
- 100 untuk
filsafat dan psikologi
-
200 untuk
agama
-
300 untuk
ilmu sosial
-
400 untuk
bahasa
-
500 untuk
ilmu murni (sains)
-
600 untuk
teknologi/ilmu terapan
-
700 untuk
kesenian dan olahraga
-
800 untuk
kesusastraan
-
900 untuk
sejarah dan geografi
Analisis Subjek Buku
1.
Judul : Pendidikan Kewarganegaraan
untuk Perguruan Tinggi.
Disiplin
Ilmu : Karya Umum.
Fenomena : Perguruan Tinggi.
Bentuk : Buku.
Subjek : Pendidikan.
2.
Judul : Manajemen Pendidikan
Aplikasinya dalam Penyusunan Rencana
Pengembangan Sekolah/ Madrasah.
Disiplin
Ilmu : Ilmu Sosial.
Fenomena : Penyusunan Rencana Pengembangan
Sekolah/ Madrasah.
Bentuk : Buku.
Subjek : Manajemen Pendidikan.
3.
Judul : Dasar-dasar Kepemimpinan
Dalam Keperawatan.
Disiplin
Ilmu : Ilmu Terapan (Teknologi).
Fenomena : Kepemimpinan Dalam Keperawatan.
Bentuk : Buku.
Subjek : Dasar-dasar Kepemimpinan.
4.
Judul : Komunikasi Dalam Keperawatan
Teori dan Aplikasi.
Disiplin
Ilmu : Ilmu Terapan (Teknologi).
Fenomena : Teori dan Aplikasi.
Bentuk : Buku.
Subjek ; Komunikasi dalam Keperawatan.
5.
Judul : Sosiologi Suatu Pengantar.
Disiplin
Ilmu : Ilmu Sosial.
Fenomena ; Suatu Pengantar.
Bentuk : Buku.
Subjek : Sosiologi.
6.
Judul : Rahasia dan Trik IT Paling
Dicari.
Disiplin
Ilmu : Ilmu Terapan (Teknologi).
Fenomena : IT.
Bentuk : Buku
Subjek : Rahasia dan Trik IT.
7.
Judul : Buku Ajar Epidemiologi Dalam
kebidanan.
Disiplin
Ilmu : Ilmu Terapan.
Fenomena : Kebidanan.
Bentuk : Buku.
Subjek : Buku Ajar Epidemologi.
8.
Judul : Tips Microsoft Word untuk
Perkantoran.
Disiplin
Ilmu : Ilmu Terapan (teknologi).
Fenomena : Microsoft Word untuk Perkantoran.
Bentuk : Buku.
Subjek : Tips Microsoft Word.
9.
Judul : Komunikasi Massa Suatu
Pengantar.
Disiplin
Ilmu : Ilmu Sosial.
Fenomena : Suatu Pengantar.
Bentuk : Buku
Subjek : Komunikasi Massa.
10.
Judul : Kimia & Farmakologi
Bahan Alam.
Disiplin
Ilmu : Ilmu-ilmu Murni.
Fenomena : Bahan Alam.
Bentuk : Buku.
Subjek : Kimia & Farmakologi.
11.
Judul : Keluarga Berencana &
Kesehatan Reproduksi.
Disiplin
Ilmu : Ilmu Terapan (Teknologi).
Fenomena : Keluarga Berencana/ Kesehatan
Reproduksi.
Bentuk : Buku.
Subjek : Keluarga Berencana/ Kesehatan
Reproduksi.
12.
Judul : Penilaian Status Gizi.
Disiplin
Ilmu : Ilmu Terapan (Teknologi).
Fenomena : Status Gizi.
Bentuk : Buku.
Subjek : Status Gizi.
13.
Judul : Komunikasi keperawatan.
Disiplin
Ilmu : Ilmu Terapan (Teknologi).
Fenomena : Komunikasi/ Keperawatan.
Bentuk : Buku.
Subjek : Komunikasi/ Keperawatan.
14.
Judul : Sejarah Dan Sistem
Psikologi.
Disiplin
Ilmu : Filsafat & Psikologi.
Fenomena : Sejarah/ Psikologi.
Bentuk : Buku.
Subjek : Sejarah/ Psikologi
15.
Judul : Kedokteran Klinis.
Disiplin
Ilmu : Ilmu Terapan (Teknologi).
Fenomena : Kedokteran.
Bentuk : Buku.
Subjek : Kedokteran Klinis.
16.
Judul : Tuhan Maha Tahu Tetapi Dia
Menunggu.
Disiplin
Ilmu : Kesusastraan.
Fenomena : Tuhan Maha Tahu.
Bentuk : Buku.
Subjek : Tuhan Maha Tau/ Dia Menunggu.
17.
Judul : Hukum Waris Perdata.
Disiplin
Ilmu : Ilmu Sosial.
Fenomena : Hukum Perdata.
Bentuk : Buku.
Subjek : Hukum Waris Perdata.
18.
Judul : Pengembalian Kerugian
Keuangan Negara Oleh Pelaku Korupsi.
Disiplin
Ilmu : Ilmu Sosial.
Fenomena : Pelaku Korupsi.
Bentuk : Buku.
Subjek : Kerugian Keuangan Negara.
19.
Judul : Mikrobiologi Kedokteran.
Disiplin
Ilmu : Ilmu Terapan (Teknologi).
Fenomena : Kedokteran.
Bentuk : Buku.
Subjek : Mikrobiologi/ Kedokteran.
20.
Judul : Intisari Mikrobiologi &
Imunologi.
Disiplin
Ilmu : Ilmu Terapan (Teknologi).
Fenomena : Mikrobiologi & Imunologi.
Bentuk : Buku.
Subjek : Mikrobiologi & Imunologi.
Kesimpulan
Berdasarkan dari
pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa Analisis subjek adalah kegiatan
atau proses penentuan subjek atau isi yang terkandung dalam sebuah koleksi.
Dalam kegiatan analisis subjek ada dua hal penting yang harus diperhatikan,
yaitu jenis konsep dan jenis subjek. Jenis konsep dibedakan menjadi 3 jenis
yaitu fenomena, disiplin ilmu, dan bentuk penyajian. Sedangkan jenis
subjek dibedakan ke dalam empat jenis. Keempat jenis subjek tersebut
adalah subjek dasar, subjek sederhana, subjek manjemuk, dan subjek
kompleks. Notasi atau nomor kelas dapat diartikan sebagai simbol atau kode
yang mewakili sebuah subjek bahan pustaka dalam bagan klasifikasi. Notasi dapat
berupa huruf, angka bahkan warna. Namun diantara ketiga jenis notasi tersebut,
angka merupakan jenis notasi yang banyak digunakan oleh perpustakaan. Motivasi
perpustakaan memanfaatkan angka sebagai notasi salah satunya karena notasi
angka memiliki bagan yang berlaku secara internasional seperti DDC(Dewey Decimal Classification).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar